i belive i can fly

Anak Tongkrongan

Dari judul di atas, hampir semua orang mempunyai arah pikiran yang sama tentang arti dan makna dari kata “Anak Tongkrongan”

Sebagian besar Orang menilai bahwa anak anak tongkrongan / anak anak yang suka nongkrong dan ngumpul2 di warung pinggir jalan, di tikungan2 jalan, didepan warnet, atau di tempat ngumpul yang tidak resmi lainnya adalah anak2 yang jauh dari orang tua, lepas dari kontrol orang tua, anak2 jalanan, anak2 berandalan, anak2 tanpa masa depan dan masih banyak pemikiran2 yang negatif lainnya yang keluar dari otak mereka ketika melihat anak2 tongkrongan.
Pemerintah pun kadang menggolongkan mereka pada kelompok penggangguran atau anak2 putus sekolah.

Mereka boleh saja mengartikan anak2 itu sebagai apa saja, dan akupun sangat memaklumi akan pikiran mereka, karena mereka tidak termasuk didalamnya, bahkan beberapa orang tua pun melarang anak2 mereka untuk nongkrong dengan teman2 nya.

Aku adalah salah satu dari mereka …”Anak Tongkrongan”

teringat pesan mendiang ayahku sewaktu aku masih sekolah katanya, “kalau kamu diam dirumah saja… sampai kapanpun kamu tidak akan dapat apa2, tapi kalau kamu pergi keluar rumah…kamu akan dapat semua yang kamu cari….seperti pengalaman, teman banyak, informasi bahkan masa depan pun bisa kamu dapatkan di luar”.
dan “kamu harus pandai berteman, bila perlu…seluruh dunia kenal kamu “.

kata2 itu adalah satu2nya warisan dari orang tuaku yang selalu aku ingat sampai sekarang.

beranjak dari situlah aku dan beberapa kawan pemuda gereja yang sepaham mulai bergaul dengan banyak kalangan, mulai dari pengamen, tukang becak, pengais sampah, supir angkot, buruh pabrik, kuli bangunan dan juga para eksekutive muda yang hanya mau didengar suaranya tanpa mau mendengarkan suara orang kecil.

mayoritas aku bergaul dengan orang orang kelas dua (sebutan untuk orang2 tidak mampu dari orang2 berduit saat ini).
setiap hari kegiatan kami adalah nongkrong dengan mereka, bertukar komunikasi, saling mengisi saling membantu memecahkan berbagai masalah yang muncul dari pagi, siang, hingga malam, bahkan sering kami tidak pulang kerumah hingga beberapa hari.

pergaulan ku dan kawan2 pemuda gereja membawa aku masuk dan bergabung dengan sebuah yayasan di depok yang bertugas menangani anak2 yang tak punya masa depan, buruh pabrik yang mencari keadilan, gelandangan dan juga para PSK (pekerja seks komersial) kelas teri, yang beroperasi di kolong2 jembatan tol di ibukota dengan tarif yang sangat murah.

dari semua pergaulan yang aku dapati, tak satupun terlintas di benakku tentang pemikiran yang negatif terhadap semua orang yang aku temui.

karena aku yakin, Tuhan menciptakan manusia menurut rupa NYA, dan semua manusia yang diciptakan NYA adalah sama dan sejajar dihadapan NYA,

“Uang bukanlah ukuran dari suatu Kebahagiaan”, tetapi kebahagiaan yang sesungguhnya hanya bisa dirasakan dengan ketulusan hati yang murni atas rasa syukur kita kepada sang Pencipta.

Sampai sekarang aku masih “Anak Tongkrongan”
karena buat aku……itu adalah bagian dari kebahagiaan hidup ku.

Comments on: "Anak Tongkrongan" (15)

  1. Belajar dari pengalaman memang tak melulu dari formal. Dari kehidupan jalanan pun kita tetap belajar. Didalam pentas hidup jalanan pun kita menjadi bahagia dengan menjadi saluran berkat bagi orang lain. Agar orang lain pun merasakan perubahan yang lebih baik ketika kita menjadi pribadi yang berarti.

    Teruslah menulis my brother. GBU

  2. terima kasih banyak boss
    atas komentar dan masukan nya….

    ceritanya memang nggak terlalu detail,
    namun intinya sesuai dengan yang diharapkan..
    hahahaha……

    ingat………”perjuangan kita masih panjang”

    sehat selalu….yaaaa…GBU

  3. Pesan untuk Pemuda POUK

    tetaplah bersatu dan teruslah membangun komunikasi dengan sesama.

    jadikanlah dirimu sebagai saluran berkat bagi orang lain.

    janganlah mengeluh dalam segala hal

    tetap semangat

    selalu bersyukur

    puji nama NYA

    …..Amiiiin………

  4. welly saribula said:

    like this..walau skrg bkn jemaat POUK,sy tetap memantau dr jauh lho.rangkul teman2remaja-pemuda tanpa mbedakan latar belakang,suku bangsa,status atw jenis pekerjaan u memuji n mbesarkan nama Tuhan.tetap mbawa semangat ouikoumene..all the best for Jesus Christ!Gbu bung!

    • Welly Saribula,

      terima kasih banyak atas support nya ya …..hehehe
      karena memang ….begitulah seharusnya kita dilahirkan dan di besarkan….
      untuk satu tujuan……..”Memuliakan nama NYA”
      dengan tindakan tindakan nyata kemanusiaan yang ada didepan mata
      walaupun hanya dengan bermodalkan ” peduli ”
      yang didasarkan atas Cinta Kasih kepada Sesama,
      yang tidak didapat dari bangku sekolah,
      tetapi dari karunia yang Tuhan berikan kepada kita.

      terima kasiiih yaaaaaa…..
      salam buat keluarga

  5. bobby batjeran said:

    Sadis bung kereen cucok bngt jd penulis handal nie…mmg anak2 Tuhan memang slalu mnjadi terang d tengah2 kegelapan..
    .ky nya inpirasinya dr mahakam roti bakar ni…hehehhehe Gbu bung…

    • nyonk matakena said:

      Dangke banyak bobby….

      cuma pengen tuangin apa yang ada dikepala kedalam tulisan

      cuma kadang masih males nulis…..hehehehehe…….

      salam buat basudara di somlaki jua……
      salam juga buat maitua……hehehehe

  6. chiban POUK sejati said:

    tulisan’a menyentuh banget bung..!! dari tongkrongan hadir sebuah harmonisasi indah penuh ketulusan yang tdak di temui di restoran2 mewah maupun hotel2 berbintang…

    • nyonk matakena said:

      acaaang…..hahahahaha…..

      paling tidak kita berusaha menepis persepsi orang yang negatif tentang keberadaan anak tongkrongan……..

      kalo di restoran mewah memang nggak ada,
      kecuali di OTIS……depok lama………..hua ha ha ha hahaaaa

  7. Se7 tentang ank tongkrongan.

  8. Blh jg tuh kryany k2.. Very Open Minded,. Touching n Inspiring.. Viva Forever Laskar PRPO.. Hiiks..hiiikks.. Miss U Guys.. JBU ALL.

    • tank’s joe………

      gimana bandung…? ??……..

      lancar jaya kan…? ??……………hahahahaha…

      salam for maitua yaaaaa…..kasi kenal ke depok….
      hahahahaa

  9. roberthfoge said:

    Top, Bunggg..!! hehe,,,memang banyak orang cuma melihat anak2 tongkrongan dari sampulnya aja, tanpa ingin menyentuh hati mereka… !! gak semuanya anak2 tongkrongan Brutal,,,masih banyak kok anak2 tongkrongan yg punya talenta tersembunyi, dan sayangnya mereka gak punya media yg tepat buat penyalurannya,,,pokok’e jalanan itu, Universitas terbaik buat belajar tentang kehidupan,,hehe..!!

    • locker……….

      terima kasih masukan nya…..

      itu baru namanya “anak tongkrongan”

      mengapa bintang bersinar
      mengapa air mengalir
      mengapa dunia berputar

      “LIHAT SGALANYA LEBIH DEKAT
      DAN KAU AKAN MENGERTI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: